Agen Judi Bola
Live support Agen Taruhan Bola
Layanan Customer Service 24 Jam Melalui Livechat, Yahoo Messenger: mahkotabola1, BBM : 565601E1, Whatsapp : +66984855226, Line : mahkotabola

Rusia Dikenakan Denda Dari UEFA

Rusia dikenakan denda sebesar €150,000 karena bentrokan dengan supporter Inggris karena penggunaan kembang api dan juga sikap rasis di stadium pada hari Sabtu pertandingan Euro 2016. Hal tersebut diumumkan oleh UEFA di Marseille, Perancis dimana pertandingan Grup B melawan Inggris berakhir dengan 1 – 1.

Kode etik, prinsip, dan juga disiplin UEFA melakukan pertemuan di Paris untuk menimbang kasus tersebut dan telah memberikan sanksi berupa denda. Sanksi berupa diskualifikasi sehingga Rusia dikeluarkan dari turnamen Euro 2016 juga bisa terjadi apabila keributan atau kerusuhan kembali terjadi pada pertandingan Euro 2016.

Sanksi tersebut telah diumumkan dengan konfirmasi berupa, “Larangan diskualifikasi kepada tim nasional Rusia dari UEFA Euro 2016 karena keributan. Menurut Artikel 20 dari Peraturan Regulasi Disiplin UEFA, diskualifikasi ini masih dalam penangguhan sampai akhir turnamen. Penangguhan tersebut akan diangkat apabila insiden yang sama terjadi kembali di Stadium selama sisa pertandingan tim nasional Rusia pada masa turnamen.”

Keputusan tersebut berhubungan dengan insiden yang baru saja terjadi dan oleh karena itu dibawah jurisdiksi atau kuasa kedisiplinan UEFA. Sanksi tersebut dapat dibanding, namun presiden Persatuan sepakbola Rusia Vitaly Mutko menyatakan bahwa tidak ada hal yang dapat dibandingkan. Mutko hanya menjelaskan bahwa hukuman yang diberikan oleh UEFA terlalu berlebihan dan juga sanksi yang diberikan terlalu besar.

Mutko juga menyuarakan bahwa sangat keliru apabila mengeluarkan tim nasional rusia dari turnamen Euro 2016 karena kelakuan dari para fansnya. Sementara itu, Presiden dari Rusia Vladimir Putin menyuarakan suaranya bahwa para fans harus menghormati aturan yang berlaku di Perancis. “Hal ini sangat tidak dapat diterima. Kami mengharapkan para warga Rusia dan fans untuk menghormati hukum negara yang berlaku,” Ujar jubir dari Kremlin, Dmitry Peskov. “Kami hanya dapat memanggil kembali fans kami agar tidak melakukan segala bentuk provokasi.”

“Para fans dari berbagai negara juga turut serta pada kerusuhan tersebut. Sangat disayangkan dari Rusia juga.”

Sebuah bus membawa 29 pendukung Rusia diberhentikan oleh Polisi setelah meninggalkan Hotel menurut petugas lokal. Polisi terlihat memberhentikan para fans untuk melihat apakah ada Hooligans diantara para pendukung tersebut. Beberapa orang dibawa ke kantor detensi dan tampaknya akan dideportasi. Melihat respons pertanyaan tersebut mengenai para fans.

Inggris akan berhadapan dengan Wales pada pertandingan Grup B di Lens dimana Rusia akan berhadapan dengan tim nasional Slovakia pada hari selanjutnya. “Pelatih Rusia, Leonid Slutsky mengeluarkan pernyataan pada hari selasa bahwa para fans Rusia harus bertingkah laku yang baik dan tidak melanggar hukum yang berlaku di Stadium maupun di tempat umum.”

SambungAyam