Agen Judi Bola
Live support Agen Taruhan Bola
Layanan Customer Service 24 Jam Melalui Livechat, Yahoo Messenger: mahkotabola1, BBM : 565601E1, Whatsapp : +66984855226, Line : mahkotabola

Chile Menang Lawan Uruguay 1 – 0

Serangan dari penyerang Chili Mauricio Isla berhasil membawa kemenangan atas Uruguay 1 – 0. Namun, pada pertandingan ini akan selalu diingat permainan dengan perseteruan antara kedua tim yang berlangsung sengit. Pada pertandingan tersebut, kedua manajer dari Uruguay Oscar Washington Tabarez dan Manajer Cili Jorge Sampaoli berseteru secara ekstrim.

Uruguay lebih banyak bermain bertahan dan bola panjang seperti yang diharapkan. Dengan dua pemain bertahan yang kokoh untuk membendung penyerangan Cili. Edinson Cavani bergerak sendirian sebagai penyerang tunggal di daerah pertahanan Cili. Pergerakan dari sayap ke sayap, dan menunggu umpan panjang untuk waktu yang tepat. Skema permainan sangat mendasar.

Cili bermain dengan irama yang lebih cepat dan aliran bola yang lebih bagus daripada Uruguay. Umpan atau operan pendek serta pergerakan yang terkordinasi namun beberapa kali berhasil ditahan oleh pertahanan Uruguay. Alexis Sanchez dan Eduardo Vargas merupakan pemain penting dalam pola penyerangan Cili dan banyak membuat kesulitan dibagian pertahanan Uruguay.

Masing masing tim telah memiliki kekuatan dan kelemahannya dan hal tersebut berlangsung seperti yang diharapkan pada babak Pertama. Pertahanan Uruguay bertahan dengan baik dan hal tersebut telah diperkirakan sebelumnya. Namun, Perseteruan antara Vargas dan Sanchez dengan Diego Godin dan juga Jose Gimenez berlangsung besar. Operan bola dari atas dapat dibaca dengan baik oleh kedua pemain bertahan Uruguay tersebut.

Namun setelah kesalahan dari Valdivia, Vargaz dan juga Sanchez memiliki kesempatan untuk mencetak gol namun masih bisa ditahan oleh kiper Uruguay Fernando Muslera. Namun setelahnya pertandingan berlangsung keras. “Kami mendominasi pertandingan pada babak pertama, tetapi tidak menciptakan bahaya seperti yang kami inginkan pada sepertiga waktu terakhir,” Ujar Sampaoli. “Mereka bermain bagus.”

Edinson Cavani mendapatkan sanksi kartu merah pada menit ke-63, Gonzalo Jara dan Cavani berserteru dimana pada tayangan ulang terlihat bahwa Jara mencoba menarik badan Cavani dari belakang. Cavani bereaksi atas ulah Gonzalo Jara dan membuang tangan Jara dari tubuhnya. Hal tersebut menarik reaksi dari Jara yang terjatuh secara berlebihan dan membuat Edinson Cavani harus kehilangan posisinya di Lapangan hijau tersebut.

Wasit tidak dapat disalahkan karena tidak melihat provokasi yang dilakukan Jara kepada Cavani. Namun, hal tersebut menunjukkan bahwa kenakalan pemain dapat membuat dan mengelabui Wasit yang berada di lapangan. “Kamu dapat menyaksikan apa yang terjadi, ada buktinya,” Ujar Tabarez. “Kami bermain permainan yang bagus, kami membatasi kesempatan mereka, tetapi dengan 10 orang, ya, hal ini sulit.”

Cavani harus keluar lapangan meninggalkan lapangan menuju ke ruang ganti dan tampak marah. Dengan hilangnya Cavani, Uruguay kehilangan waktu untuk bernafas, setiap bola yang terbuang kembali menyerang pertahanan merela. Pada menit ke-90, tendangan Isla akhirnya berhasil merobek gawang Uruguay melewati Muslera. Semua penonton bersorak, emosi pemain Uruguay pun menjadi tidak labil.

Pada akhir pertandingan, Jorge Fucile kembali harus dikeluarkan dari lapangan. Tim Uruguay bereaksi dan tampak marah kepada wasit dan bahkan sempat mendorong asisten wasit. Terlihat dalam tayangan bahwa aksi tim Uruguay yang memanas itu memarahi pemain dan juga menunjuk wasit. Begitu juga dengan Tabarez yang tampak dari sisi lapangan yang tampak marah besar. Pada saat itu juga, Ricci yang menjadi wasit pertandingan memberikan kartu merah kepada beberapa pemain. Namun, kartu tersebut tidak berarti juga karena pertandingan telah berakhir.

Tabarez yang kecewa akan hasil tersebut menyebutkan bahwa, “Kamu dapat membuat rencana untuk sebuah pertandingan, tetapi kamu tidak dapat merencanakannya untuk sandiwara seperti ini.”

SambungAyam